Refleksi Kecil Soal Diet Ketat yang Lebih Banyak Menghasilkan Tubuh Tak Sehat

Refleksi Kecil Soal Diet Ketat yang Lebih Banyak Menghasilkan Tubuh Tak Sehat Source Picture : 100daysto100lbs.tumblr.com

 

Selama ini kita beranggapan bahwa diet diperuntukkan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Padahal diet dalam arti sesungguhnya, juga bisa digunakan bagi mereka yang ingin menambah berat badan, mereka yang ingin sehat, maupun mereka yang ingin membentuk otot. Seperti yang dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia :

“Diet : aturan makanan khusus untuk kesehatan dsb (biasanya atas petunjuk dokter)”

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Itu artinya, pola makan yang dikonsumsi oleh orang-orang yang melakukan diet harus benar-benar memperhatikan faktor gizi yang terkandung dalam makanan. Bagi kalian yang masih mencoba-coba dengan berbagai macam diet yang ada, Hipweesarankan untuk lebih berhati-hati, karena diet yang salah justru bisa merugikan kesehatanmu. Untuk itu, bacalah pengetahuan diet praktis berikut ini.

Diet yang sehat bukan berarti harus berhenti mengkonsumsi makanan lezat. Hanya saja kini asupan makanan yang masuk harus diperhatikan dengan ketat

Diet bukan yang sehat tak harus mengorbankan makanan-makanan yang lezat nan bergizi

Diet bukan yang sehat tak harus mengorbankan makanan-makanan yang lezat nan bergizi via imgkid.com

Ada beberapa diet yang mengajarkan pada kita bahwa untuk mendapatkan badan yang ideal kita harus mengurangi konsumsi karbohidrat. Hal itu memang benar, karena kerbohidrat yang kita konsumsi nantinya akan diproses terlebih dulu menjadi gula, sebelum digunakan sebagai sumber energi. Gula yang berlebihan dan tidak digunakan kerena kurangnya aktivitas fisik, akan menumpuk dan disimpan menjadi lemak tubuh.

Meski demikian, bukan berarti kita harus sama sekali berhenti mengkonsumsi karbohidrat ataupun lemak. Kedua zat gizi ini tetap kita butuhkan, sebagai bahan tenaga, namun pastikan konsumsinya tidak berlebihan.

Program diet ketat yang kamu lakoni selama ini bisa jadi menyiksa diri sendiri. Kurusnya sedikit, lebih banyak berdampak ke stamina yang kurang fit

Salah makan dapat membuatmu lemas dan malas

Salah makan dapat membuatmu lemas dan malas via thepotomacreporter.com

Ketika kita memutuskan untuk berlapar-lapar demi mendapatkan tubuh yang langsing, pada saat itulah justru tubuh kita sedang mengalami malnutrisi, atau kekurangan nutrisi. Tubuh kita akan mengalami kondisi yang cepat lelah, dan tak jarang menjadi lemas sehingga kita tidak semangat dalam menjalankan aktivitas.

Selain tubuh, otak juga memerlukan “makanan” agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kamu pasti nggak mau ‘kan kalau kamu kehilangan konsentrasi sewaktu kuliah, atau ketika sedang bekerja di kantor?

Sekilas berat badanmu memang bisa berkurang. Pertanyaannya, apakah kondisi ini bisa bertahan dalam waktu panjang?

Salah-salah malah berat badanmu akan semakin bertambah

Salah-salah malah berat badanmu akan semakin bertambah via 100daysto100lbs.tumblr.com

Ketika kamu memutuskan untuk melakukan diet, kamu akan mendapati bahwa berat badanmu memang turun secara fantastis. Namun yang terjadi bukanlah pembakaran lemak. Melainkan berkurangnya masa otot dalam tubuhmu. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa mereka yang telah berhasil menurunkan berat badannya, akan kembali pada kebiasaan makan mereka yang dulu, sehingga mereka-pun kembali mengalami kenaikan berat badan, yang bahkan lebih parah dari sebelumnya. Hal ini-lah yang biasa disebut dengan diet “yo-yo” alias berat badan yang naik-turun-naik-turun.

Kenapa kamu harus rehat dari dietmu sekarang? Sebab jika tidak diatur dengan tepat diet justru bisa menyebabkan pola makan yang menyimpang. Anoreksia hingga Amenorrhea bisa datang

penyimpangan pola makan

penyimpangan pola makan via chirkup.me

Anoreksia adalah penyimpangan pola makan yang disebabkan karena seseorang terlalu takut akan bertambahnya berat badan mereka, sehingga tidak makan secara sehat. Anoreksia akan mempengaruhi nafsu makanmu, mengganggu pola makanmu, yang berakibat pada menurunnya  metabolisme dalam tubuhmu. Pada para penderitanya, ditemukan peningkatan rasio enzim hati, bahkan anoreksia yang parah akan menyebabkan disfungsi hati yang akut.

Orang-orang yang mengidap anoreksia akan berpikiran bahwa tubuh mereka terlalu ‘gemuk’ hingga mereka sama sekali menghindari makan yang menyebabkan diri mereka memiliki tubuh yang amat sangat kurus.

Diet berlebih dapat mengganggu siklus reproduksi dan mesntruasimu

Diet berlebih dapat mengganggu siklus reproduksi dan mesntruasimu via pixshark.com

Sedang Amenorrhea adalah tidak teraturnya siklus menstruasi pada wanita. Biasanya terjadi pada wanita hamil atau wanita menyusui. Namun bukan tidak mungkin menyerang kamu yang belum menyandang gelar ibu-ibu muda.

Amenorhea bisa juga disebabkan karena terganggunya hormon yang ada pada alat reproduksi para kaum hawa, dikarenakan pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang.

Coba pikirkan lagi. Tidak adakah cara lain mewujudkan postur tubuh idaman tanpa harus menyiksa diri sendiri? Haruskah kamu menyingkir dari semua surga kecil yang ditawarkan di bumi?

Tega-kah kamu mendiamkan begitu saja makanan selezat ini?

Tega-kah kamu mendiamkan begitu saja makanan selezat ini? via rovingrani.wordpress.com

“Bagaimana pendapatmu mengenai kue, es krim, serta cokelat?”

Bayangkan ketika kamu harus diet dengan menghindari makanan-makanan tersebut di atas. Es krim yang lembut dengan rasa vanilla, disertai saus strawberry di bagian dalamnya, dan lapisan cokelat tebal yang menghiasi bagian atasnya. Atau apakah kamu tega membiarkan lidah dan mulutmu bersimbah air liur sementara adikmu dengan ganasnya mengganyang bulatan-bulatan donat bertabur irisan kacang almond?

:P

Jadi, setelah membaca artikel diatas, masihkah kamu tetap ingin menjalankan program diet? Daripada pusing mengenai makanan apa yang harus dimakan hari ini, lebih baik kamu berolahraga, atau melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa membantu membakar lemak-mu.

Sumber : Hipwee

Rudy Sugiyono

About the Author

Rudy Sugiyono

Shortlink : http://bandarlampungku.com/l6r669.bdl

Comments

    • Belum ada komentar pada artikel ini...