Jokowi Wujudkan Megaproyek Lampung

Jokowi Wujudkan Megaproyek Lampung Source Picture : antara

 

Dua bulan setelah blusukan ke Lampung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merealisasikan janjinya. Dia meminta pembangunan megaproyek yang digagas Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, seperti perbaikan infrastruktur, listrik, pelabuhan, serta waduk, dimulai tahun ini.

"Saya menegaskan, mulai, mulai, mulai. Tiga kali mulainya untuk segera direalisasikan, dan peraturan yang menghambat proyek itu disederhanakan. Jalan tol Sumatera, termasuk Lampung, pembangunan pembangkit listrik, pelabuhan, serta waduk," kata Jokowi saat menjadi pembicara utama acara Indonesia Outlook 2015 yang diselenggarakan Media Group (Media Indonesia, Metro TV, dan Lampung Post) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (15/1/2015). 

Acara yang dihadiri sejumlah menteri, direksi perusahaan pelat merah, dan pengusaha itu bertema Jalan perubahan untuk Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.
Menurut Jokowi, lahan jalan tol sudah dibebaskan dan pembangunan pelabuhan laut untuk mendukung tol laut juga sedang berjalan. "Dalam tiga tahun ke depan, akan terjadi perubahan," kata mantan wali kota Solo itu.

Pembangunan waduk, menurut Jokowi, juga harus diprioritaskan. Selama 20 tahun terakhir, kata dia, negeri ini tidak lagi membangun waduk, termasuk saluran irigasi. Padahal, daerah sangat membutuhkannya. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan kepala daerah kepada Pemerintah Pusat untuk membangun waduk. 

Di Lampung sendiri telah ada beberapa waduk, seperti Argoguru dan Way Sekampung. "Sekarang Gubernur banyak yang menunjuk tangan agar daerahnya mendapat proyek waduk dan irigasi," kata Jokowi.

Mengenai pembangunan pelabuhan dan jalan tol, Kepala Negara mengaku mendapat informasi dari menterinya kalau banyak investor yang ingin ikut membangun. "Mereka harus serius, bukan mengambil lisensinya saja lalu jadi makelar proyek. Ini yang saya harus tertibkan," ujarnya.

Pembebasan Lahan
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung berharap dukungan Jokowi bisa mempercepat pembangunan megaproyek di Lampung. Sekretaris Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol memang harus segera dibangun karena Lampung merupakan pintu gerbang Sumatera, dengan arus keluar masuk barang yang cukup tinggi.

"Jalan tol bisa memperlancar transportasi. Tidak hanya untuk mengangkut bahan-bahan pangan, tetapi juga komoditas strategis lain seperti batu bara," kata Arinal, saat dihubungi, tadi malam.
Dia menambahkan tahun ini pemerintah segera melakukan pembebasan lahan untuk jalan tol sehingga tahun depan pembangunan bisa dimulai. 

Arinal juga menyambut baik rencana Jokowi membangun waduk. Terlebih saat ini Lampung menjadi salah satu sentra produksi beras nasional, dan diproyeksikan sebagai daerah yang mendukung tercapainya swasembada beras nasional.

Jika pembangunan waduk di beberapa daerah terealisasi, kata Arinal, petani tidak perlu khawatir kekeringan dan gagal panen saat kemarau sehingga target produksi gabah kering giling (GKG) pada 2015 sebesar 3,3 juta ton juga bisa dicapai. (*11/E1) 

Megaproyek di Lampung

1. Dari 49 waduk yang rencananya dibangun, 4 di antaranya ada di Lampung, yakni waduk Sukoharjo, Segalamider, Way Sekampung, dan waduk Sukaraja III.
2. PLTA Semangka (56 mw) pada 2018.
3. Tol laut: Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni dan Merak.
4. Double track kereta api.

Sumber : Lampung Post

Rudy Sugiyono

About the Author

Rudy Sugiyono

Shortlink : http://bandarlampungku.com/l4r719.bdl

Comments

    • Belum ada komentar pada artikel ini...