Hujan Lebat, Bandar Lampung Banjir

Hujan Lebat, Bandar Lampung Banjir Source Picture : Republika/Banjir Bandarlampung Tahun 2013

 

Banjir kembali menyapa Kota Bandar Lampung, Kamis (5/2/2015) malam. Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 21.00 WIB membuat sebagian jalan protokol di Kota Bandar Lampung tergenang air.

Berdasarkan pantauan Tribun, setidaknya ada beberapa titik yang tergenang air mulai dari ketinggian 5-35 cm. Beberapa jalan protokol tersebut diantaranya yaitu, di ruas jalan Ki Maja, Jalan Sultan Agung, Teuku Umar, hingga ZA Pagar Alam. Tak pelak genangan air tersebut membuat beberapa kendaraan roda dua dan empat terjebak.

Seperti yang terjadi di bilangan Jalan Ki Maja, tepatnya di areal Ki Maja Icon. Lokasi langganan banjir setiap kali hujan mengguyur, masih menghantui pengendara sekaligus warga setempat. Malam tadi, dengan intensitas hujan cukup tinggi, air naik hingga berkisar 35 cm. Bahkan Andreas seorang pengendara motor, terpaksa harus menuntun motornya karena mesin kendaraan terendam air.

"Parah mas, kayaknya kemasukan air. Kirain bakal aman, nerabas aja, eh mati," ungkap warga Sukaraja yang mengendarai motor Beat. Selain Andreas, ada puluhan roda empat jenis sedan dan MPV berusaha memutar arah. Mereka memutuskan untuk mencari jalan alternatif, dibanding harus menerabas air yang meluap dari selokan yang berada di sisi kanan dan kiri jalan.

"Depan kelihatannya air tinggi pak. Engga mau risiko," ungkap Sodiq pemilik Timor berwarna hitam yang nampak kepayahan memutar kendaraannya ditengah suara klakson dari antrean kendaraan. Sodiq tidak sendiri, beberapa jenis kendaraan sedan lainnya semisal Vios Corolla dan City juga nampak memutar arah menyusul Sodiq mencarui jalan yang aman dari air.

Tidak hanya di Jalan Ki Maja, banjir juga melanda Jalan Sultan Agung, Kedaton. Banjir dapat ditemui sejak simpang empat lampu merah Ki Maja dan Sultan Agung hingga simpang perlintasan kereta api. Namun banjir terparah berada di lokasi depan TK Pelangi, dan Jl Raden Saleh karena air yang menggenang melewati footstep sepeda motor Honda Fit S.

Jalan ZA Pagar Alam yang merupakan satu dari sekian jalan protokol di Kota Tapis Berseri juga tidak lepas dari. Lokasi banjir bisa dijumpai sebelum simpang tiga Jalan Purnawirawan (Gang Ratu) hingga depan Isuzu. Sedangkan di Jalan Teuku Umar, titik di depan Makam Pahlawan masih menjadi lokasi banjir tiap hujan tiba.

Genangan banjir yang cukup tinggi di beberapa lokasi tadi, diklaim warga disebabkan sistem drainase dan pembuangan di sisi jalan yang buruk. Selain terdapat lumpahan air dari selokan, debit air yang cukup tinggi didi jalan tidak dapat segera masuk ke pembuangan.

"Hujannya deras banget mas. Air nya juga ga lancar di siring, ini tiap hujan yang keulang gini" ungkap Irwan (35) warga sekitar di Kimaja Icon. Hal senada juga diamini oleh Sapta warga sekitar Sultan Agung. Jika hujan biasa, ia mengatakan tidak pernah terjadi banjir. Namun dengan intensitas hujan tinggi dan debit air yang banyak terjadilah banjir. 

 

Sumber : Tribun Lampung

Rudy Sugiyono

About the Author

Rudy Sugiyono

Shortlink : http://bandarlampungku.com/l6r071.bdl

Comments

    • Belum ada komentar pada artikel ini...