Banjir Masih Bayangi Lampung

Banjir Masih Bayangi Lampung Source Picture : Lampost.co

 

Bencana banjir masih membayangi seluruh wilayah di Lampung dalam satu pekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung menyatakan hujan bakal merata di Bumi Ruwa Jurai tujuh hari mendatang.

"Secara umum, wilayah Provinsi Lampung masih berlangsung musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yaitu terjadi pada sore, malam, hingga dini hari," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Sugiyono, saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (9/2/2015).

Sugiyono berharap seluruh warga Lampung waspada terhadap bahaya banjir dan tanah lonsor, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana. Sebab, hujan diperkirakan terjadi pada sore, malam, hingga dini hari. 

"Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali atau dataran rendah yang menjadi langanan banjir harus waspada. Mulai sekarang perhatikan lingkungan, jika kedapatan saluran air tersumbat segera benahi," ujar Sugiyono.

Kepala BMKG (Klimatologi) Masgar Lampung Rahmatullah Aji mengatakan puncak musim hujan di Lampung berakhir pada April atau awal Mei 2015. "Curah hujannya masih cukup tinggi dan tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu bisa terjadi cuaca ekstrem. Hal itu bisa menyebabkan bahaya pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor meskipun durasi hujan yang terjadi singkat," ujarnya, dihubungi tadi malam.

Siaga Banjir
Menanggapi masalah banjir yang melanda, Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mengingatkan seluruh kabupaten/kota yang rawan longsor dan banjir melakukan langkah antisipasi. Kepala BPBD Lampung Sobri mengatakan ada sejumlah daerah yang masuk zona merah rawan banjir dan longsor.

"Pada dasarnya semua kabupaten rawan banjir, termasuk Kota Bandar Lampung, akan tetapi banjirnya bersifat sekilas lewat begitu saja," kata Sobri di ruang kerjanya, kemarin.
Menurutnya, untuk mengantisipasi datangnya bencana itu, BPBD membagi tiga kelompok antisipasi, yakni siap siaga, tanggap darurat, dan perbaikan. Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten untuk mengatasi masalah banjir ini.

"Kalau banjir-banjir selama ini hanya sekali lewat tidak sampai parah seperti merobohkan rumah, dana talangan itu biasanya untuk korban bencana alam seperti tanah longsor," ujarnya. (*11/U1)

Daerah Zona Merah Rawan Banjir/Longsor

  • Kota Bandar Lampung
  • Kabupaten Lampung Utara
  • Kabupaten Tulangbawang
  • Kabupaten Tulangbawang Barat
  • Kabupaten Lampung Barat
  • Kabupaten Pesisir Barat 

Sumber : BPBD Lampung

Sumber Beritra : Lampost.co

Rudy Sugiyono

About the Author

Rudy Sugiyono

Shortlink : http://bandarlampungku.com/l6r409.bdl

Comments

    • Belum ada komentar pada artikel ini...