13 Alasan Mengapa Nasi Padang Akan Jadi Teman Setiamu Untuk Melewati Hari yang Sepi dan Suram

13 Alasan Mengapa Nasi Padang Akan Jadi Teman Setiamu Untuk Melewati Hari yang Sepi dan Suram Source Picture : fatboo.com

 

Masih Single? Gak masalah, masih ada sahabat setia yang bisa menemanimu. Tapi masalahnya muncul kalau sahabat kamu sudah punya gandengan. Meski kalian sama-sama gak merayakan hari kasih sayang, tetap aja tanggal 14 Februari itu akhir pekan, lebih tepatnya hari Sabtu, dan lebih tepatnya lagi malam minggu.

Yaaaah, alamat bakal kesepian di kamar kos sambil nonton tv show Korea, dah.

Jangan hopeless gitulah, gak punya pasangan di malam minggu itu gak melanggar hukum, kok. Tapi kalau membiarkan perut kosong di malam yang dingin dan suram, itu baru perbuatan yang merugi. Nah, nasi padang adalah menu paling cocok buat menemanimu di kala sepi. Mau tahu kenapa? Ini alasannya…

1. Nasi padang bisa jadi teman akrab saat sarapan, makan siang maupun makan malam

Sarapan, brunch, atau lunch?

Sarapan, brunch, atau lunch? Semua bisa via shilabuzz.blogspot.com

Sarapan, makan siang, makan malam …and everything in between.

2. Sebab, meski penggemarnya banyak nasi padang selalu ada buat kamu. 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Nasi padang 24 jam

Nasi padang 24 jam via id.wikipedia.org

3. Nasi padang gak peduli kamu kaya atau miskin, dia menerima siapa saja dan diterima oleh siapa aja.

Buat semua kalangan

Buat semua kalangan via www.febrinastevani.com

4. Baik yang biasa makan pakai sendok-garpu maupun yang suka pake tangan, semuanya akrab sama nasi padang.

Akrab sama menu satu ini

Akrab sama menu satu ini via mitzest-azie.blogspot.com

5. Ketika kamu lagi enggan mendekatinya, dia yang datang padamu. Kurang baik apalagi teman yang satu ini?

Tinggal telepon, minta nasi bungkus. Uda-uda rumah makan siap mengantar.

6. Sobat setia seperti nasi padang gak sulit buat ditemukan, hampir di tiap perempatan ada. Rancak Bana!

Di pinggir jalanan Melbourne juga ada

Di pinggir jalanan Melbourne juga ada via fatboo.com

Terutama kalau kamu lagi berada di Sumatera Barat.

7. Nasi padang rela-rela aja kalau kamu jadikan dia sebagai ‘pelarian sesaat’ akibat kebosanan kamu terhadap pasta. Toh, setelah kamu tinggalkan dia tetap tulus menantimu kembali lagi.

Masakan barat mah lewat via jakartasavvy.com

Atau ketika kamu bosan makan mie instan. Setelah puas (baca: kepedasan) makan nasi padang, kamu balik lagi ke menu barat. Nasi padang gak pernah ambil hati, kok.

8. Dia juga ikhlas kok kalau dibuat jadi sasaran pelampiasan nafsu makanmu yang membuncah

Pelampiasan

Pelampiasan via iamnofoodcritic.blogspot.com

TAMBO CIEK, DA!!!

9. Dia gak pernah protes meski cuma dijadikan pilihan terakhir

Pilihan terakhir, tapi puas!!

Pilihan terakhir, tapi puas!! via damarsaloka.com

Aduh, burjo tutup. Pizza kemahalan. Makan gudeg, warungnya belum buka. Ya udah, ke rumah makan padang aja…

10. Walau tongkrongannya padat berisi, kamu selalu tahu kalau temanmu ini selalu fleksibel dibawa kemana-mana. Dibungkus pake kertas aja dia doyan!

Fleksibel ini anak

Fleksibel ini anak via akaktoo.blogspot.com

Dijadikan menu rumahan, paling cocok. Buat menu untuk tamu kawinan, mantap! Dibawa sebagai bekal piknik juga bisa.

11. Karakter nasi padang yang kuat bikin kamu malu kalau masih aja “ngoyo” dan mengeluh saat menjalani hidup. Malu sama rendang!

Kerja gak boleh ngoyo

Kerja gak boleh ngoyo via cipikastoreid.wordpress.com

12. Kuah santan yang kental disertai nasi dalam porsi banyak menandakan kalau nasi padang memintamu menjalani hidup secara maksimal, jangan setengah-setengah.

Live to fullest

Live to fullest via sub-mes.blogspot.com

DIHABISIN, YA!

 

13. Dan akhirnya kombinasi rempah dan cabai yang pedas mengingatkan kamu bahwa hidup gak selamanya manis

Hidup gak selamanya manis. Ya gak om?

Hidup gak selamanya manis. Ya gak om? via whodastuffonly.blogspot.com

Uda rumah makan padang: Life is box full of chocolatte? No. Life is Nasi Padang Komplit.

Hidup gak selamanya manis, sama kayak sepiring nasi padang komplit dengan kuah dan sambal kadang ada pedas, asam, asin, sedikit berlemak dan kadang gak enak kalau kamu lagi apes. Sudahkah kamu mengunjungi rmah makan padang hari ini? Pokoknya, jangan sampai kamu melewatkan hari-hari gelap dalam hidupmu tanpa kehadiran nasi padang.

Oh, I love you, Nasi padang.

Sumber : Hipwee

Rudy Sugiyono

About the Author

Rudy Sugiyono

Shortlink : http://bandarlampungku.com/l6r695.bdl

Comments

    • Belum ada komentar pada artikel ini...